SDU DAAR EL-DZIKIR

Sholih, Cerdas, Mandiri dan Berprestasi

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgWopKBCDCS8roaAVuHgbUNSvWXrD7p7d0GfiZSwVz07NPKgRzPVWyku1ZSH32A6EkFlerhdHKaFqGZf_YGVrMPrCTEEE1fXh4BN5PT5Xv5K43zBRmzA1R5Qfdx5lAcSnef8_CA0fxgOk40/s1600/banner.jpg

Rabu, 07 Oktober 2015

KELAS 3A | PRAKTIK MAKAN DENGAN GIZI SEIMBANG DAN OUTING KELAS


Makanan bergizi adalah makanan yang mengandung zat-zat makanan dengan gizi seimbang atau menu seimbang. Setiap orang memerlukan makanan yang bergizi agar pertumbuhan dan perkembangan berlangsung dengan baik. Namun, tidak semua yang dikonsumsi siswa itu mengandung zat-zat gizi yang diperlukan tubuh. Banyak siswa yang sering memilih-milih makanan. Bahkan tak jarang ada beberapa siswa yang menyisihkan sayuran ketika berlangsung kegiatan sentra makan di sekolah.

Ketika makan siang dengan lauk ayam/chiken, siswa begitu antusias dan makan banyak. Akan tetapi bila bahan makanannya berasal dari sayur-sayuran sebagian siswa makan sedikit saja.

Berdasarkan persoalan itu, guru berinisiatif mengajak para siswa melakukan praktik makan bersama dengan gizi seimbang.

Menu makanan seimbang terdiri atas bahan-bahan makanan sebagai berikut:
1. Makanan Pokok
Banyak mengandung karbohidrat, contohnya nasi, singkong, kentang, jagung.
2. Lauk-pauk
Banyak mengandung protein dan lemak, contohnya daging, ikan, telur, tahu, tempe.
3. Sayur-mayur
Banyak mengandung vitamin dan mineral, contohnya bayam, kemangi, selada, sawi, kangkung.
4. Buah-buahan
Banyak mengandung vitamin, contohnya anggur merah, klengkeng, alpukat, melon, mangga, jeruk, jambu.
5. Untuk melengkapi keempat bahan makanan di atas ditambah dengan segelas susu yang banyak mengandung protein.

Adapun tujuan kegiatan ini, yaitu:
1. Siswa mampu memahami pentingnya memakan makanan bergizi seimbang agar pertumbuhan dan perkembangan tubuh mereka berlangsung dengan baik.
2. Siswa mampu mengaplikasikan materi IPA dalam kehidupan sehari-hari dan tidak hanya paham teori saja.

3. Kegiatan praktik makan bersama ini dilakukan di alam terbuka (outing kelas)karena siswa diharapkan dapat mengetahui proses penggemburan tanah tandus agar bisa ditanami tanaman.
Adapun tempatnya diladang tebu yang sedang berlangsung proses penggemburan tanah yang tandus dengan alat pembajak tanah modern yang berupa traktor.

Mengapa siswa harus belajar menggempurkan tanah?
Sebab setelah pembelajaran gizi seimbang, materi selanjutnya adalah materi pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan. Oleh karena itu, sebelum siswa praktik menanam, maka siswa belajar proses penggemburan tanah terlebih dahulu.

Semoga dengan kegiatan ini siswa paham bahwa makanan yang kita makan tidak hanya melezatkan dan mengenyangkan, melainkan juga harus menyehatkan serta para siswa diharapkan mulai belajar menyukai sayur-sayuran.

✏ Leni Maryati, S.Pd

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUiVdpfH5hM9CCGDpZpEsMEAfZagL_TdlxIN5g0mAKq52BcOjWs0ouoRnr8gG8WAvW8IQsY6I8eOODu8BNT2Vq9TY9RcROYON7BkArmF9aAtT7B2XweMowzykREE3N-EW5mlOgTS3abAQX/s1600/banner+sdu+3.jpg