SDU DAAR EL-DZIKIR

Sekolah Islami Yang Unggul Dalam Kualitas dan Berprestasi. Mewujudkan generasi Qur'ani yang sholih, cerdas mandiri.

http://3.bp.blogspot.com/-z5c_LmEQir0/WeqW2TpB6WI/AAAAAAAACl4/KdIjQgpv2fQ2Fjal-78dfdT4SgdFFVD7QCK4BGAYYCw/s1600/banner.jpg

Kamis, 21 Februari 2013

Ciri kurang cerdas emosi


CIRI – CIRI KURANG CERDAS EMOSI

Ciri-ciri kurang cerdas emosi, cepat marah, kalau sudah marah sulit untuk normal, cepat tersinggih, sensitive, tidak berpikir positif, berkeluh kesah, tidak santun, tidak sopan, berbicara asal, tidak memikirkan perasaan orang lain, suka menyinggung orang lain, kalau ada masalah panik alias bingung, suka mengancam, sulit bekerja sama dengan orang lain, tidak luwes, kaku, tidak mudah senyum, tanggung jawab setengah hati, suka memuji diri sendiri, tidak mengakuti kelebihan orang lain, gila hormat, kurang mampu menghormati orang lain, ingin orang lain menghoamti duluan dirinya dari pad aririnya duluan menghormati  orang lain, suka cari muka, bersikap dan berkata tidak merata (kalau keatas seperti menjilat, kalau ke samping dan ke bawah arogan, suka mengamcam, cepat kecewa, suka melempar kesalahannya ke orang lain, tidak mau menerima kesalahannya, kurang ikhlas, hanya mau melaksanakan tugasnya seperti ciri emosi yang tidak cerdas : judes mudah sakit hati, iri, dengki, kurang peduli dengan orang lain, tidak bias berdiplomasi, perkataanya suka menohok, kurang cepat akrab, bergaul dengan orang  yang dekat (akrab) dengan dirinya saja kiku serta salah bertemua dengan orang baru, malu bertemu dengan atasan, berat untuk menyuarakan sisi hati, takut disaingin, tidak ingin orang lain lebih-lebih teman dekat berada di atas dirinya, suka dipuji, sinis, sakit hati kalau melihat orang sukses, tidak ramah bertemu dengan orang baru, suka memfitnah, merendahkan orang lain, berlaga sok kaya, tinggi hati, malu untuk menegur duluan, sulit memaafkan orang, keras hati, kurang solidaritas, pelit, tidak bisa empati, suka bermusuhan, selalu menganggap dirinya benar walaupun dirinya salah menganggap dirinya harus diperhatikan atau dilayani, sulit memaklumi orang lain, suka kerjain orang., berangan-angan tinggi (panjang angan-angan), banyak bicara tapi tidak mau berbuat, kalau salah takut berjumpa dengan pihak yang menyalahkan, tanggun jawab rendah, cara mengungkatpkan pendapat kaku dan kasar, susah berinteraksi dalam organisasi, menegur bawhan seenaknya, tidak mau menerima kekalahan, sulit menerima kekurangan dirinya, suka memproses tapi tidak suka diproses, susah menunjukan kelebihan dirinya, mau berbuat karena takut dipuji atau direndahkan, tidak mau berbuat karena takut diprses, tidak suka dengan tantangan, cepat puas, susah untuk mengembangkan diri, sering merasa terpojok oleh diri seidnri, tidak bisa memberikan pengaruh kepada orang lain, cepat menyerah, kurang gairah / semangat / mduah menangis dan menyesal karena gagal, khawatir berlebihan, suka mencaci maki, tidak berani (takut) bertanya, sikapnya suka membaut orang lain jengkel, berprasangka buruk, tidak memiliki visi dalam hidup, kurang mampu berargumentasi padahal benar, tidak mau memperbaiki kesalahan, susah untuk berubah dan tidak mampu membawa perubahan, kalau dilecahkan cepat down, cepat stress, tidak memiliki prinsip (mudah terombang ambing), pertahanan diri (emosi) lemah, sulit berperilaku lembuat, tidak mau berbagi, mudah berbohong, suka berkhianat, suka mencari-cari kesalahan orang lain, suka tegang, sulit untuk damai dan mudah bermusuhan, sok jagoan, sok berani, sok-sokan yang lain, boros, tidak punya perhitungan, malas, berbuat seenaknya, berkata seenaknya, menghormati orang lain berlerbihan, tidak mampu berkata apa adanya dengan santun, suka memalukan orang  atau membuka aib orang lain, pintar membela diri padahal salah, tidak suka membantu, senang temannya atau orang lain berselisih dengannya menderita, tidak sabar, terburu-buru, suka pamer, kasar, galak, membuat orang lain serba salah, tidak bisa berpikir positif, tidak membela yang bebsar, membala yang salah, pintar membela diri walaupun salah, tidak bijak menyikapi sesuatu, bernafsu melampaui batas, suka memukul, membunuh, senang menyakiti, balas dendam, sakiat hati berlebihan, bertopeng (berlindung) pada kebesaran orang lain, suka membanggakan orang, mencuri, merampok, menjarah, menjambret, suka menasehati tapi tidak suka dinasehati, susah memerima saran,t idak senang dikritik walaupun kritik tersebut bersifat membangun, mau meneriam tanggung jawab tapi tidak mau melaksanakannya, sudah untuk dimintai bantuan, suka memutuskan hubungan silaturahmi, senang berhura-hura, senang membuang-buang waktu, suka membikin ulah, suka berhutang tapi tidak mau membayar utang (pada hal mampu), suka mengejak, suka memebrikan julukan-julukan yang jelak, keras hati, menampakan diri susah padahal tidak, suka berpura-pura, tidak mengakui keunggulan orang lain, cemberut, berekspresi tidak sendang, bermuka masam, tidak bisa berpikir lepas (lega), suka menampakkan kesusahan kepada orang lain, berjiwa kerdil, tidak berlapang dana, suka terpaksa, tidak hormat kepada orang tua, tidak saying kepada yang muda, (lebih kecil), mudah membenci suka membunuh  karakter orang lain, susah dipimpin individual (tidak memiliki sikap kekeluargaa), eksklusif (suka tampil beda) walaupun salah, overacting, suka melangar hak orang lain, tidak mau menjaga kehormatan dirinya dan orang lain, mudah menuduh, suka mempercayai informasi sepihak, berakhlak buruk, suka bersumpah padahal tidak diperlukan, tidak konsisten, tidak konsekuen yang penting atasan senang, suka dengan konflik dan mengadu domba, suka melihat orang lain terilhat susah, tidak peduli pada orang lain, apatis, mementingkan diri sedniri dari pada kepentingan yang lebih besar, suka pada kepentingan sesaat, tidak tahan uji (tidak bisa bersabar), tidak bisa dibantah, licik, berakal busuk, senang menakan oranglain, suka mempersulit orang, bahagia kalau orang lain gagal dalam aktivitasnya walaupun  itu baik, berpenampilan palsu,suka gelisah, suka merasa kurang, sulit berterima kasih, mudah meluopakan kebaikan orang lain, sulit meminta maaf, sulit memberi maaf, sombong, merasa diri besar, merasa diri sangat berjasa, merasa diri sangat bermanfaat, merasa sangat diperlukan, merasa diri sangat berharga, mrasa tidak dihargai orang lain (padahal tidak), suka mengecilkan peran orang lain, mudah melupakan masa-masa sulit bersama orang lain, mudah melupakan orang-orang yang berjasa pada dirinya, suka mencela, mengejek, menghina, merendahkan, merasa harga diri tinggi, merasa kewibawaan hilang kalau bersama orang-orang biasa, sulit memiliki rasa iba (kasihan), malu tidak sendang ada orang lebih pintar darinya karena takut disaingin, gundah gulana (gelisah), suka berkata jorok, mau menang sendiri  suka membuat kesalahan yang sama, kurang percaya pada orang lain yang lebih mampu, sulit mengakui kelebihan orang lain, lembut tapi ucapannya kasar, suka berbicara yang menyinggung orang lain, berbuat sesuatu sehingga harga diri orang lain rusak, suka mengundur-undur penyelesaian tugasnya. Sulit mengakuti kelemahan diri sendiri, tidak mengargai jasa orang lain, saling melempar tanggun jawab, tidak bisa tersenyum lepas, tersenyum saat orang lain sedang mengalami musibah (senyum tapi penuh beban), mudah melupakan jasa orang lain yang berjasa padanya, suka meledek orang lain, suka mengerjain orang lain, berhati baik pada saat perlunya saja. (M. Nuryadi)