SDU DAAR EL-DZIKIR

Sholih, Cerdas, Mandiri dan Berprestasi

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgWopKBCDCS8roaAVuHgbUNSvWXrD7p7d0GfiZSwVz07NPKgRzPVWyku1ZSH32A6EkFlerhdHKaFqGZf_YGVrMPrCTEEE1fXh4BN5PT5Xv5K43zBRmzA1R5Qfdx5lAcSnef8_CA0fxgOk40/s1600/banner.jpg

Jumat, 27 November 2015

KELAS 3 | Praktikum pertumbuhan dan perkembangan tanaman bawang merah dan bawang putih

Leni Maryati, S.Pd | walas 3a

Pada pelajaran IPA terdapat materi pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. Salah satu makhluk hidup adalah tumbuhan. Untuk mempermudah siswa dalam memahami materi pertumbuhan maka dilakukan praktikum menanam bawang. Dalam praktikum ini dibagi menjadi 2 kelompok.




Siswa laki-laki menanam bawang putih

Siswi perempuan menanam bawang merah 

Sebelum praktik menanam, siswa kelas 3A terlebih dahulu  mempelajari tentang proses penggemburan tanah. Selain itu, siswa juga harus memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bawang.

Dalam praktikum ini siswa dituntut untuk bisa menanam sekaligus merawat bawang dengan baik. Karena pada dasarnya merawat tanaman itu lebih sulit daripada menanamnya.

Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bawang yang harus diperhatikan siswa sebagai berikut:
1. Zat hara yang terkandung di tanah.
2. Cahaya matahari
3. Air
4. Bibit bawang yang baik

Alat dan bahan
1. 3 bawang merah (untuk siswi perempuan
2. 3 bawang putih (untuk siswa laki-laki)
3. Pot berisi tanah dan pupuk
4. Penggaris
5. Tabel pengamatan

Cara kerja
1. Sebelum ditanam siung bawang merah dipotong 1/4-1/2 bagian untuk merangsang pertumbuhan tunas umbi lapis.
Untuk bawang putih masukkan ke dalam kulkas selama seminggu agar muncul tunas baru.

Gambar Siswa sedang menggemburkan tanah agar tanaman tumbuh dengan baik

2.tancapkan bawang merah/bawang putih kedalam pot yang sudah diisi tanah. Saat menancapkan bawang hanya setengah bagian badan bawang yang tertimbun tanah. Hal ini untuk menghindari terjadinya pembusukan bawang.

Setelah ditanam, pot diletakkan didalam ruangan kelas selama seminggu menjaga supaya tanah tetap lembab dan untuk mengurangi intensitas penyinaran matahari.

3. Siramilah tanaman bawang dengan air secukupnya setiap pagi hari.


4. Ukurlah tinggi dan jumlah daun tanaman setiap seminggu sekali.



5. Catatlah pengamatanmu dan masukkan hasilnya ke dalam tabel pengamatan.

Berdasarkan hasil pengamatan dari minggu ke minggu, tanaman bawang merah dan bawang putih akan tumbuh dan berkembang. Pertumbuhannya ditandai dengan batang tumbuhan bawang yang semakin tinggi dan daun yang bertambah banyak.



Tabel pengamatan bawang putih



Gambar bawang merah yg mulai tumbuh tunas

Gambar bawang minggu ke-2, sebagian telah tumbuh subur

Bawang merah minggu ke-4

Selama pertumbuhan, tanaman bawang mengalami banyak perubahan. Seperti daun bertambah banyak dan hijau, munculnya akar, umbi bawang yang membusuk. Ketika intensitas cahaya matahari tinggi atau keadaan angin yang terlalu kencang, biasanya tanaman bawang beserta pot dimasukkan kedalam kelas (ruangan yang lebih sejuk) supaya tanaman bawang tidak layu dan menghindari menguningnya daun.

Contoh daun bawang yang telah menguning karena kurangnya perawatan

Semoga dengan kegiatan praktikum ini siswa lebih memahami pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman  dan lebih mencintai makhluk hidup ciptaan Tuhan, serta bisa mendorong siswa untuk lebih peduli dalam merawat lingkungan sekitar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUiVdpfH5hM9CCGDpZpEsMEAfZagL_TdlxIN5g0mAKq52BcOjWs0ouoRnr8gG8WAvW8IQsY6I8eOODu8BNT2Vq9TY9RcROYON7BkArmF9aAtT7B2XweMowzykREE3N-EW5mlOgTS3abAQX/s1600/banner+sdu+3.jpg